Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Gusi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Gusi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Maret 2017

Mengapa Gusi Berwarna Gelap?

Saat orang tersenyum, yang pertama akan terlihat bukan hanya kerapihan barisan gigi tetapi juga gusi. Gusi yang sehat berwarna merah muda. Tetapi ada juga sebagian orang yang memiliki gusi agak gelap. Yang menjadi pertanyaan mengapa gusi berwarna gelap? Simak penjelasannya dibawah ini.

Pada umumnya warna gusi menyesuaikan dengan warna kulit sehingga diperngaruhi oleh genetik, ras, dan kadar pigmen melanin.

Walaupun kadar pigmen ini bersifat fisiologis (normal), namun ada beberapa kondisi yang mengakibatkan warna gusi yang semula berwarna merah muda menjadi berwarna gelap. Pembentukan melanin, yaitu pigmen yang memberikan warna gelap, meningkat jika seseorang sering terkena sinar matahari terutama pada siang hari. Oleh karena itu, orang yang lebih banyak beraktivitas di luar ruangan atau kerja lapangan lebih beresiko mengalami perubahan warna kulit dan gusi menjadi berwarna lebih gelap.

Mengapa Gusi Berwarna Gelap

Demikian pula halnya pada anak-anak. Jika gusi mereka berubah warna saat masih kecil maka warna gusi akan tetap hingga dewasa kelak. Pada umumnya perubahan warna ini terjadi pada gusi yang ada dekat gigi, tetapi bagian gusi yang tertutup bibir masih berwarna merah muda.

Beberapa studi menyatakan bahwa beberapa penyebab gusi berwarna gelap seperti akibat merokok, sering terpapar polusi timbal, dan keracuan merkuri.

Perubahan warna merah muda menjadi lebih gelap ini hanya terjadi pada permukaan. Jadi gusi yang berwarna gelap tersebut masih bisa diperbaiki dan dipulihkan menjadi merah muda kembali seperti warna gusi normal.

Cara efektif untuk memulihkan gusi berwarna gelap yaitu dengan menghilangkan "lapisan" kehitaman dengan operasi pembedahan oleh dokter gigi. Prosedur ini tergolong pembedahan minor yang tidak menyakitkan, sehingga pasien biasanya hanya perlu bius lokal. Setelah lapisan epitelnya disingkirkan maka lapisan epitel baru akan terbentuk dengan warna normal. Perkembangan teknologi kedokteran juga memungkinkan cara alternatif dengan laser, sehingga lebih meminimalkan luka dan proses penyembuhan pasien pun menjadi lebih cepat.

Demikian penjelasan tentang mengapa gusi berwarna gelap dan apa yang mesti dilakukan untuk memulihkan warna gusi menjadi normal kembali. Semoga bermanfaat dan baca terus artikel kesehatan gigi dan mulut untuk memperkaya pengetahuan anda. Salam, semoga bermanfaat.

Senin, 12 September 2016

Pengertian Gusi, Jenis, dan Ciri-cirinya

Pengertian Gusi, Jenis, dan Ciri-cirinya perlu kita ketahui. Gusi adalah bagian dari kesehatan gigi dan mulut yang sering diabaikan atau sering tidak dijaga kondisi kesehatannya. Banyak juga orang yang tidak ambil pusing meskipun dia sedang sakit gusi.

Gusi atau dalam bahasa ilmiahnya gingiva (dibaca: gingggiva) adalah penutup tulang rahang. Gusi merupakan salah satu jaringan lunak (mukosa) di rongga mulut selain pipi, bibir, lidah, dan langit-langit.

Hampir semua orang jika ditanya: apa warna gusi? Pasti mereka menjawab merah/merah muda. Sebenarnya jawaban tersebut kurang tepat. Karena warna asli gusi (gingiva) adalah transparan.

Gusi menutupi dan terletak ke tulang rahang melalui bantuan serat halus yang bernama serat periodontal. Gusi dan serat periodontal adalah salah dua bagian dari jaringan penyangga gigi. Bagian-bagian lainnya adalah tulang rahang dan sementum.

Pengertian Gusi


Gusi dibagi menjadi tiga jenis yaitu:

1. Gusi Tepi Gusi tepi adalah gusi yang menyelimuti gigi. Tidak menempel ke gigi tapi terhubung ke gusi cekat di bawahnya. Supaya anda tidak bingung, pahami ini. Perumpamaannya gusi tepi ini seperti kerah baju. Kita tahu kerah menempel langsung ke leher, tapi terhubung dengan bagian baju di bawah yang menempel ke tubuh. Gusi tepi menjadi indikator kesehatan gusi dan jaringan pendukungnya.

2. Gusi Cekat Agar anda paham, kami jelaskan dengan perumpamaan. Ini adalah bagian yang menempel ke tubuh. Melapisi tubuh dari hawa udara dingin dan panas. Dinamakan Gusi Cekat karena tidak dapat digerakkan seperti halnya gusi tepi. Batas akhir gingiva adalah dengan pipi.

3. Gusi Interdental Biasanya lebih umum digunakan dengan istilah papila interdental. Bentuknya seperti lembah di daerah perbatasan antara dua gigi dan berbentuk seperti piramida di bagian depan dan belakang gigi.

Anda kini sudah tahu jenis gusi. Lantas pertanyaan selanjutnya: Apakah ciri-ciri gusi sehat?

Ciri-ciri gusi sehat adalah sebagai berikut:
  1. Warna Gusi sehat terlihat merah muda, meskipun hal ini bukan mutlak terjadi. Pada beberapa kasus, warnanya bisa menjadi lebih gelap tergantung warna kulit anda.
  2. Gusi sehat tidak mengkilap dengan konsistensi dan tekstur seperti kulit jeruk. Tetapi yang perlu anda ketahui, gusi mengkilap bisa jadi karena efek air liur (saliva) yang membasahinya. Untuk memastikan apakah mengkilapnya karena radang gusi atau bukan, sebaiknya konsultasikan ke dokter gigi di puskesmas atau rumah sakit.
  3. Gusi sehat seperti kenyal-kenyal padat.
  4. Gusi sehat tidak mengalami pendarahan. Pendarahan disini dibagi menjadi 2, yaitu pendaraha n spontan dan tidak spontan. Maksudnya, gusi mengeluarkan darah, baik saat kena tusukan (misalnya sikat gigi, tusuk gigi, atau benang gigi), maupun ketika tidak kena tusukan.
Pastikan gusi anda sehat. Rutinlah check up ke dokter gigi untuk memeriksa kesehatan gigi, gusi, mulut anda.

Baca juga info sakit gigi gusi :
Demikian pengertian gusi, jenis-jenis, dan ciri-cirinya. Semoga bermanfaat