Tampilkan postingan dengan label Pengertian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengertian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Oktober 2016

Pengertian Dentin

Melanjutkan informasi kesehatan gigi sebelumnya tentang email gigi, kini pembaca kami ajak untuk mengenal pengertian dentin gigi agar tahu apa itu dentin yang membentuk struktur gigi.

Pengertian Dentin

Pengertian Dentin gigi adalah lapisan yang terletak di bawah email. Denin merupakan bagian antara lapisan email dan ruang pulpa gigi.

Ilustrasi Dentin Gigi (Image www.artikelensi.com

Dentin disebut juga derifat tulang. Pengertian derifat adalah memiliki struktur yang hampir sama dengan tulang. Tapi dentin punya kepadatan dan tingkat kekerasan yang sedikit kurang keras daripada tulang. Struktur penyusun dentin mempunyai sedikit mineral daripada email.

Fakta seputar Dentin

1. Warna Dentin Bervariasi Dari Kuning Muda Hingga Coklat Kehitaman

Warna utama dentin yang paling sering ditemukan adalah kuning kecoklatan pucat. Warna kuning ini juga mempengaruhi putih tidaknya warna email. Tergantung tingkat semi-transparansi email.

2. Pada proses pemutihan, bukan email yang menjadi sasaran melainkan dentin

Proses pemutihan pada umumnya membuat warna kuning dentin menjadi semakin putih. Tujuannya jelas, agar warna dentin yang terlihat dari sifat transparansi email semakin putih dan membuat email berwarna lebih putih.

Jenis-Jenis Dentin

Berdasarkan lokasi terhadap email dan proses regenerasi atau perbaikan, dentin dibagi menjadi 3 jenis yakni :

a. Dentin Primer

Merupakan bagian dentin yang paling keras, belum termineralisasi dan berada langsung di bawah lapisan email.

b. Dentin Sekunder

Adalah jenis dentin yang mulai dapat bergenerasi dan terbentuk setelah pembentukan akar gigi dimulai. Proses pembentukan dentin sekunder menyebabkan volume atau ukuran ruang syaraf berubah menjadi semakin sempit/kecil.

c. Dentin Tersier

Pada proses gigi berlubang yang perlahan mencapai dentin dan merusaknya dentin tersier terbentuk untuk mengganti jaringan dentin yang dirusak oleh proses gigi berlubang tersebut.

Pada kasus gigi berlubang yang terjadi dengan cepat, dentin tersier tidak dapat mengimbanginya, maka terbentuklah lubang gigi pada bagian dentin yang selanjutnya mengarah ke pulpa atau ruang syaraf gigi.

Gigi sensitif sebenarnya adalah dentin yang mengalami hipersensitif (Dentinal Hypersensitivity) atau sensitif yang berlebihan. Hipersensitif dentin disebabkan lapisan email yang melindunginya mengalami penipisan yang diakibatkan proses abrasi dan erosi. Atau di bagian leher gigi karena salah gerakan saat anda menggosok gigi.

Oleh sebab itu, jagalah kesehatan dentin gigi agar kita tidak terkena hipersensitif dentin atau yang masyarakat kenal dengan istilah gigi sensitif.

Dari pengertian dentin gigi, fakta seputar dentin, dan jenis-jenis dentin semoga menambah pengetahuan anda mengenal yang namanya dentin gigi dan istilah gigi sensitif. Baca juga informasi sakit gigi gusi selanjutnya tentang pengalaman cabut gigi geraham berlubang.

Senin, 12 September 2016

Pengertian Gusi, Jenis, dan Ciri-cirinya

Pengertian Gusi, Jenis, dan Ciri-cirinya perlu kita ketahui. Gusi adalah bagian dari kesehatan gigi dan mulut yang sering diabaikan atau sering tidak dijaga kondisi kesehatannya. Banyak juga orang yang tidak ambil pusing meskipun dia sedang sakit gusi.

Gusi atau dalam bahasa ilmiahnya gingiva (dibaca: gingggiva) adalah penutup tulang rahang. Gusi merupakan salah satu jaringan lunak (mukosa) di rongga mulut selain pipi, bibir, lidah, dan langit-langit.

Hampir semua orang jika ditanya: apa warna gusi? Pasti mereka menjawab merah/merah muda. Sebenarnya jawaban tersebut kurang tepat. Karena warna asli gusi (gingiva) adalah transparan.

Gusi menutupi dan terletak ke tulang rahang melalui bantuan serat halus yang bernama serat periodontal. Gusi dan serat periodontal adalah salah dua bagian dari jaringan penyangga gigi. Bagian-bagian lainnya adalah tulang rahang dan sementum.

Pengertian Gusi


Gusi dibagi menjadi tiga jenis yaitu:

1. Gusi Tepi Gusi tepi adalah gusi yang menyelimuti gigi. Tidak menempel ke gigi tapi terhubung ke gusi cekat di bawahnya. Supaya anda tidak bingung, pahami ini. Perumpamaannya gusi tepi ini seperti kerah baju. Kita tahu kerah menempel langsung ke leher, tapi terhubung dengan bagian baju di bawah yang menempel ke tubuh. Gusi tepi menjadi indikator kesehatan gusi dan jaringan pendukungnya.

2. Gusi Cekat Agar anda paham, kami jelaskan dengan perumpamaan. Ini adalah bagian yang menempel ke tubuh. Melapisi tubuh dari hawa udara dingin dan panas. Dinamakan Gusi Cekat karena tidak dapat digerakkan seperti halnya gusi tepi. Batas akhir gingiva adalah dengan pipi.

3. Gusi Interdental Biasanya lebih umum digunakan dengan istilah papila interdental. Bentuknya seperti lembah di daerah perbatasan antara dua gigi dan berbentuk seperti piramida di bagian depan dan belakang gigi.

Anda kini sudah tahu jenis gusi. Lantas pertanyaan selanjutnya: Apakah ciri-ciri gusi sehat?

Ciri-ciri gusi sehat adalah sebagai berikut:
  1. Warna Gusi sehat terlihat merah muda, meskipun hal ini bukan mutlak terjadi. Pada beberapa kasus, warnanya bisa menjadi lebih gelap tergantung warna kulit anda.
  2. Gusi sehat tidak mengkilap dengan konsistensi dan tekstur seperti kulit jeruk. Tetapi yang perlu anda ketahui, gusi mengkilap bisa jadi karena efek air liur (saliva) yang membasahinya. Untuk memastikan apakah mengkilapnya karena radang gusi atau bukan, sebaiknya konsultasikan ke dokter gigi di puskesmas atau rumah sakit.
  3. Gusi sehat seperti kenyal-kenyal padat.
  4. Gusi sehat tidak mengalami pendarahan. Pendarahan disini dibagi menjadi 2, yaitu pendaraha n spontan dan tidak spontan. Maksudnya, gusi mengeluarkan darah, baik saat kena tusukan (misalnya sikat gigi, tusuk gigi, atau benang gigi), maupun ketika tidak kena tusukan.
Pastikan gusi anda sehat. Rutinlah check up ke dokter gigi untuk memeriksa kesehatan gigi, gusi, mulut anda.

Baca juga info sakit gigi gusi :
Demikian pengertian gusi, jenis-jenis, dan ciri-cirinya. Semoga bermanfaat

Senin, 05 September 2016

Pengertian Pulpa: Ruang Syaraf Vital

Pengertian Pulpa adalah jaringan terdalam dari gigi, bukan lapisan, tetapi suatu ruangan yang berisi pembuluh darah, syaraf-syaraf, dan ruangan yang lebih kecil atau tepatnya disebut saluran atau kanal. Pulpa merupakan bagian yang vital untuk gigi. Lokasi pula yaitu di tengah dalam gigi, dibawah lapisan dentin dan email gigi.

Mahkota dan akar gigi terdiri dari jaringan-jaringan pulpa yang dibagi menjadi ruang pulpa dan saluran pulpa atau saluran akar. Secara umum, garis tepi dari dari jaringan pulpa sama dengan bentuk garis tepi luar gigi. Bentuk garis tepi dari ruang pulpa sama dengan bentuk dari mahkota, bentuk garis tepi dari saluran pulpa sama dengan bentuk dari akar gigi.

Anatomi Gigi

Berikut fungsi pulpa gigi yakni sebagai berikut:

1. Sebagai Pusat Sensorik

Yang dimaksud sensorik adalah sebagai pusat penanda adanya rangsangan yang mengenai gigi. Rangsangannya meliputi rangsangan suhu panas/dingin, tekanan, nyeri, dan trauma.

Semua rangsangan ini merupakan stimulus bagi syaraf-syaraf yang ada dalam pulpa. Syaraf dalam pulpa ini selanjutnya menentukan apakah stimulus/rangsangan tersebut berpotensi menimbulkan rasa sakit atau tidak. Jika menyebabkan rasa sakit maka pulpa mengantarkan rasa sakit tersebut ke otak. Tapi jika tidak tidak sakit maka tidak akan terjadi apa-apa.

2. Sebagai Pusat Perbaikan

Pulpa membantu pembentukan dentin reparatif. Sesuai dengan namanya, dentin reparatif adalah lapisan dentin yang memperbaiki kerusakan biasanya kerusakan di dentin sekunder. Pulpa membentuk lapisan yang mempertebal dentin sekunder dan merestorasi ketebalan dentin yang melapisi ruang pulpa karena asalnya dan jaringan pulpa, bukan jaringan dentin. Lapisan ini terbentuk dari dalam ruang pulpa keluar ke arah lapisan dentin.

3. Mensuplai nutrisi

Melalui pembuluh darah yang ada didalamnya, pulpa mensuplai nutrisi kepada gigi maupun ruang pulpa. Selain itu juga dapat menjaga kondisi tetap lembab dan kuat dari segala potensi yang dapat melemahkan fungsi pulpa.

Seluruh kelainan pada gigi seperti nyeri, berdenyut, dan lain-lain merupakan reaksi awal pulpa yang sedang mengalami peradangan (pulpitis). Jika masalah ini tidak ditangani secara cepat maka pulpitis dapat berlanjut hingga kematian (gangren). Jika pulpa sudah mati, maka perlu perawatan syaraf atau pencabutan gig.

Demikian pengertian pulpa gigi. Semoga anda makin paham ruang syaraf yang memegang peran penting dalam anatomi gigi. Baca juga sakit gigi gusi.

Senin, 22 Agustus 2016

Pengertian Email Gigi (Enamel)

Pengertian Email Gigi atau enamel. Email atau beberapa orang di kedokteran gigi menyebut dengan istilah enamel untuk membedakan dengan istilah e-mail/surel/surat elektronik, adalah bagian gigi yang terletak di 'luar'. Dalam hal ini 'di luar' dapat berarti dua hal. Pertama, merupakan lapisan terluar gigi yaitu melapisi sebagian dentin. Kedua bagian gigi yang berada di luar tulang rahang.

Nah setelah anda memahami pengertian email gigi mari kita beralih pada fakta seputar email gigi yang menarik untuk anda ketahui. Berikut sakitgigigusi.com jelaskan beberapa diantaranya.

Ilustrasi Email Gigi atau Enamel (Gambar carasehathidup )

1. Email merupakan bagian terkeras gigi

Hal ini disebabkan karena email tersusun dari banyak sekali mineral. Secara teori, semakin banyak kandungan mineral di suatu bagian atau organ tubuh maka akan semakin keras konsistensinya.

Mineral utama yang menyusun email adalah kalsium fosfat, lebih spesifiknya lagi mineral kalsium fosfat yang terkristalisasi. Apa itu kristalisasi ? Kristalisasi adalah proses perubahan wujud menjadi lebih padat. Salah satu contoh pengkristalan dalam kehidupan sehari-hari adalah air menjadi es batu.

Es batu memiliki kekerasan yang berlipat dari wujud atau bentuk dasarnya, yaitu air karena proses kristalisasi. Itulah sebabnya kenapa email merupakan bagian terkeras tubuh.

2. Warna Putih Email mudah Dipengaruhi

Meskipun email adalah organ terkeras tubuh, namun email punya sifat semi transparan atau tipis dan nyaris tembus pandang. Karena keadaannya yang semi transparan itulah maka warna email dapat dipengaruhi oleh faktor warna dari "dalam". Dalam hal ini warna dentin tergantung seberapa transparan email pada masing-masiang orang. Warnanya bisa menjadi kuning karena pengaruh dentin yang berada dibawahnya. Putih tidaknya gigi seseorang dipengaruhi salah satunya oleh sifat semi transparan email orang tersebut.

3. Email Adalah Bagian Terkeras Tubuh Yang Tidak Mudah Rusak oleh Benda Keras Lain

Meskipun keras, sebenarnya email rentan terhadap proses yang jarang melibatkan kekerasan seperti :

a. Proses Erosi

Proses erosi ini secara sederhana adalah proses pengikisan. Sama seperti proses pada pelajaran IPA di sekolah dasar dahulu. Erosi adalah terkikisnya benda oleh sesuatu dan pelaku utamanya adalah air. Yang membedakan erosi tanah dan erosi email adalah kalau email terkikisnya oleh air khusus yang bersifat asam seperti minuman soda, cuka. Jika anda sering mengkonsumsi minuman soda dan cuka maka email anda perlahan-lahan akan terkikis dan pada akhirnya warna gigi akan terlihat semakin kuning karena pengaruh warna kuning dentin. Penipisan ini juga mengakibatkan email semakin rentan terhadap proses pelubangan gigi termasuk lapisan di bawah email yaitu dentin dan pula.

b. Proses Abrasif

Proses abrasif kurang lebih sama dengan proses erosi, yaitu sama-sama mengurangi volume suatu benda. Perbedaannya yaitu penyebab utama proses abrasi adalah trauma fisik. Contoh proses abrasif dalam kehidupan sehari-hari adalah proses pengampelasan.

Agar anda mudah ingat, kertas ampelas dalam bahasa inggris diistilahkan abrasive paper.

Yang dimaksud trauma fisik adalah kontak antara suatu benda dengan benda lain. Bisa sikat gigi terhadap email atau pasta gigi (pemutih) yang mengandung bahan abrasif dengan email gigi.

4. Email memiliki Permukaan Yang Licin Tetapi Sisa Makanan Masih Bisa Menempel Padanya

Hal ini dikarenakan pada sebagian lapisan email terdapat plak yaitu suatu lapisan bening tipis (biofilm) yang kasat mata. Plak menjadi tempat melekatnya sisa makanan dan bakteri kurang baik/jahat. Sisa makanan yang menempel di plak adalah sumber energi/tenaga bagi bakteri kurang baik di rongga mulut untuk bekerja membuat lubang di gigi. Menyikat gigi adalah satu proses meminimalkan keberadaan plak untuk sementara sehigga tidak banyak sisa makanan yang dapat menempel di gigi.

5. Email Tidak Mempunyai Kemampuan Untuk Membentuk Jaringan Baru

Jika tulang kehilangan sebagian jaringan (contohnya patah), ia mampu menyambung atau memperbaiki kerusakan tersebut secara mandiri meskipun hanya didiamkan tanpa dilakukan perawatan. Hal ini disebabkan karena tulang punya kemampuan untuk membentuk jaringan baru.

Berbeda dengan tulang, email tidak mampu membentuk jaringan baru. Ia hanya mampu melakukan remineralisasi dengan syarat mineralnya belum hilang (terkena penyakit karies). Jika sudah terlalu banyak proses demineralisasi (pelarutan mineral) maka tidak akan bisa remineralisasi itu terjadi.

Jadi kalau email anda mengalami kerusakan (gigi berlubang), maka anda seharusnya jangan membiarkannya. Mau tidak mau gigi berlubang harus dilakukan penambalan oleh dokter gigi.

Oleh sebab itu jaga kesehatan email atau enamel anda sebaik mungkin. Caranya mudah yaitu sikat gigi secara teratur sebanyak 2x sehari dengan cara menggosok gigi yang tepat agar email dan gigi menjadi sehat dan kuat.

Demikian penjelasan pengertian email gigi dan faktanya. Semoga penjelasannya dapat bermanfaat bagi pembaca, jangan lupa baca artikel sakit gigi gusi lainnya agar pengetahuan kesehatan gigi, gusi, mulut anda menjadi bertambah.