Minggu, 19 Maret 2017

Mengapa Gusi Berwarna Gelap?

Saat orang tersenyum, yang pertama akan terlihat bukan hanya kerapihan barisan gigi tetapi juga gusi. Gusi yang sehat berwarna merah muda. Tetapi ada juga sebagian orang yang memiliki gusi agak gelap. Yang menjadi pertanyaan mengapa gusi berwarna gelap? Simak penjelasannya dibawah ini.

Pada umumnya warna gusi menyesuaikan dengan warna kulit sehingga diperngaruhi oleh genetik, ras, dan kadar pigmen melanin.

Walaupun kadar pigmen ini bersifat fisiologis (normal), namun ada beberapa kondisi yang mengakibatkan warna gusi yang semula berwarna merah muda menjadi berwarna gelap. Pembentukan melanin, yaitu pigmen yang memberikan warna gelap, meningkat jika seseorang sering terkena sinar matahari terutama pada siang hari. Oleh karena itu, orang yang lebih banyak beraktivitas di luar ruangan atau kerja lapangan lebih beresiko mengalami perubahan warna kulit dan gusi menjadi berwarna lebih gelap.

Mengapa Gusi Berwarna Gelap

Demikian pula halnya pada anak-anak. Jika gusi mereka berubah warna saat masih kecil maka warna gusi akan tetap hingga dewasa kelak. Pada umumnya perubahan warna ini terjadi pada gusi yang ada dekat gigi, tetapi bagian gusi yang tertutup bibir masih berwarna merah muda.

Beberapa studi menyatakan bahwa beberapa penyebab gusi berwarna gelap seperti akibat merokok, sering terpapar polusi timbal, dan keracuan merkuri.

Perubahan warna merah muda menjadi lebih gelap ini hanya terjadi pada permukaan. Jadi gusi yang berwarna gelap tersebut masih bisa diperbaiki dan dipulihkan menjadi merah muda kembali seperti warna gusi normal.

Cara efektif untuk memulihkan gusi berwarna gelap yaitu dengan menghilangkan "lapisan" kehitaman dengan operasi pembedahan oleh dokter gigi. Prosedur ini tergolong pembedahan minor yang tidak menyakitkan, sehingga pasien biasanya hanya perlu bius lokal. Setelah lapisan epitelnya disingkirkan maka lapisan epitel baru akan terbentuk dengan warna normal. Perkembangan teknologi kedokteran juga memungkinkan cara alternatif dengan laser, sehingga lebih meminimalkan luka dan proses penyembuhan pasien pun menjadi lebih cepat.

Demikian penjelasan tentang mengapa gusi berwarna gelap dan apa yang mesti dilakukan untuk memulihkan warna gusi menjadi normal kembali. Semoga bermanfaat dan baca terus artikel kesehatan gigi dan mulut untuk memperkaya pengetahuan anda. Salam, semoga bermanfaat.

Jumat, 24 Februari 2017

Fungsi Gigi Manusia

Pengetahuan tentang fungsi Gigi Manusia secara spesifik dan umum. Diharapkan setelah anda membaca tulisan dibawah ini, anda mengetahui apa saja fungsi gigi.

fungsi gigi
Gambar Fungsi Gigi (Credit to webmd)


Fungsi gigi secara spesifik adalah sebagai berikut:

a. Memotong

Untuk memotong adalah fungsi gigi secara spesifik. Hal ini dimungkinkan karena bentuk gigi seri yang punya sisi pengiris seperti pisau atau pedang. Makanan lunak yang terlalu besar untuk masuk akan dipotong seukuran mulut oleh gigi seri.

b. Merobek

Gigi taring dengan ujungnya yang runcing punya fungsi untuk merobek makanan yang agak keras atau alot seperti daging. Gigi taring mampu merobek karena bentuk agak runcing ke atas. Kemampuan gigi taring dalam merobek tidak dimiiliki oleh gigi seri.

c. Menghaluskan

Fungsi ini adalah milik gigi geraham karena gigi geraham punya permukaan kunyah yaitu di bagian atas gigi. Makanan yang sebelumnya telah dipotong atau direbek selanjutnya dihaluskan oleh gigi geraham supaya organ pencernaan tidak bekerja terlalu keras.

Bisa anda bayangkan, lebih nyaman mana: makan pisang dengan ditelan bulat-bulat atau makan pisang dengan dikunyah agar lebih halus oleh gigi geraham?

Jadi apa fungsi gigi geraham kecil?

Geraham kecil mempunyai fungsi ganda, yaitu merobek dan menghaluskan supaya bentuk gigi geraham kecil mempunyai dua ujung runcing seperti gigi taring sekaligus permukaan kunyah seperti gigi geraham. Jadi sebut saja, jenis gigi ini mempunyai fungsi 2 in 1.

Adapun fungsi gigi secara umum yaitu sebagai berikut:

a. Penguyahan

Bersama dengan lidah dan bibir, gigi melakukan fungsi pengunyahan makanan. Fungsi ini meliputi kombinasi pemotongan, perobekan, penghalusan makanan hingga pengaturan makanan. Dipindah ke kiri-tengah-kanan-tengah bagaikan diblender supaya dapat dihaluskan di mulus sebelum masuk ke organ pencernaan di dalam perut.

b. Berbicara

Kehilangan gigi akan mengakibatkan seseorang mengalami kesulitan untuk bicara, terutama jika kehilangan gigi bagian depan. Pengucapan huruf tertentu seperti F, V, dan S pun menjadi terdengar agak aneh. Jika tak percaya, coba minta teman anda yang punya gigi ompong depan untuk menyebutkan huruf f, v, dan S.

c. Penampilan

Senyuman orang yang gigi depannya ompong akan terlihat kurang menarik dibandingkan dengan senyuman orang dengan gigi depannya utuh dan rapih. Seberapa cantik Ariel Tatum, Aryani Fitriana, Aura Kasih, Citra Kirana, Pevita Pearce, Natasha Wilona, Annisa Pohan, Alisia Rininta dengan giginya yang menawan? Tentu sudah pasti akan dijawab mereka adalah wanita cantik di Indonesia dengan gigi yang bagus dan rapih.

d. Menjaga struktur sendi rahang

Kehilangan gigi belakang akan menyebabkan pertemuan gigi atas dengan bawah menjadi tidak baik, mencong, bergeser ke segala arah (depan, belakang, kanan, kiri). Akibatnya, posisi sendi rahang akan terganggu karena berusaha adaptasi pertemuan gigi atas dengan bawah. Selanjutnya dapat terjadi peradangan di sendi dan timbul rasa tidak nyaman saat beraktivitas seperti makan dan bicara.

Baca juga:
Karena fungsi gigi manusia itu banyak dan penting, maka sebaiknya kesehatan gigi anda perlu anda jaga agar tidak menimbulkan masalah sakit gigi gusi yang mengakibatkan anda dapat kehilangan gigi anda. Mari kita rawat kesehatan gigi dengan rutin melakukan perawatan ke klinik dokter gigi.

Senin, 20 Februari 2017

3 Ciri-Ciri Gigi Sensitif

Apakah anda mengalami ciri gigi sensitif? Gigi sensitif adalah rasa ketidaknyamanan pada gigi akibat konsumsi makanan atau minuman yang panas, dingin, asam, dan manis. Gigi sensitif dapat menyebabkan rasa sakit seperti kejutan yang tersengat sebentar atau yang kita kenal dengan istilah gigi ngilu.

Meskipun anda tidak mempunyai gigi berlubang dan selalu merawat kesehatan gigi secara rutin, namun jika anda sering ngilu artinya anda punya masalah gigi sensitif. 3 ciri gigi sensitif secara umum adalah sebagai berikut:

Ilustrasi Terasa ngilu karena gigi sensitif Credit to istock

a. Rasa ngilu yang menyengat saat konsumsi makanan tertentu

Makanan panas, dingin, asam, manis dapat menyebabkan rasa ngilu pada penderita gigi sensitif. Hal ini karena gusi yang menutupi dentin sudah terbuka, sehingga gigi menjadi lebih sensitif terhadap stimulus panas atau dingin.

Agar tidak ngilu, gunakan sedotan saat minum panas/dingin sehingga tidak terkena gigi sensitif. Sedangkan jika ingin makan, tunggulah beberapa saat hingga makanan tidak terlalu panas dan dingin.

b. Ngilu saat bernafas lewat mulut

Hembusan saat bernafas lewat mulut mengakibatkan rasa ngilu di gigi yang mengalami penurunan gusi. Walaupun demikian, umumnya penderita gigi sensitif tidak merasa ngil saat giginya terpapar hembusan panas/dingin.

c. Ngilu pada saat menyikat gigi

Menggosok gigi yang terlalu kuat bisa merusak perlekatan gusi dengan gigi. Dampaknya sebagian dentin gigi terbuka karena penurunan gusi.

Jika anda terus-menerus menyikat gigi terlalu kuat maka dentin yang terbuka akan mengalami abrasi gigi, yaitu terkikisnya dentin yang mengakibatkan gigi sensitif.

Selain itu, perhatikan bulu sikat gigi. Pastikan agar bulu sikat gigi tidak kasar sebab akan menyebabkan abrasi yang semakin dalam. Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus, keluhan rasa ngilu akan sering terjadi meskipun anda konsumsi makanan tidak terlalu panas atau dingin.

Nah jika andan memiliki tanda atau ciri gigi sensitif tersebut, maka jangan ragu untuk periksa ke dokter gigi agar segera mendapatkan perawatan yang tepat.

Senin, 13 Februari 2017

Gigi Taring di Atas Gigi Susu

Fungsi gigi taring yaitu untuk merobek dan mengoyak makanan. Ada Kasus khusus diantara banyak orang yaitu mengalami gigi taring di atas gigi susu yangmana baru diketahui setelah dilakukan rotgen panoramic dan rontgen oklusal hasilnya terdapat gigi yang lokasinya ada didalam gusi di atas gigi susu. Yang menjadi pertanyaan apakah harus dilakukan operasi untuk mencabut gigi susu?

Kondisi gigi taring yang masih terletak di dalam gusinya gigi susu merupakan gangguan pertumbuhan gigi atau yang dikenal dengan istilah impaksi.


Gangguan pertumbuhan gigi pada umumnya terjadi pada fase pergantian gigi susu menjadi gigi tetap dimana pada akhirnya gigi tetap tidak muncul di atas gusi. Gigi yang sering mengalami inpaksi adalah gigi geraham bungsu dan gigi taring.

Untuk menentukan perawatan gigi taring yang tepat maka perlu dipastikan lokasi gigi taringnya apakah masuk kedalam sinus atau tidak. Selain itu juga perlu diamati kondisi lainnya juga. Setelah diperiksa maka dokter akan menganalisis apakah gigi taring dapat ditarik ke arah posisi yang seharusnya dengan perawatan ortodonti dan teknik pembedahan yang tepat. Nah bagi anda yang memiliki gigi taring di atas gigi susu maka sebaiknya kami sarankan anda untuk periksa ke dokter gigi terdekat untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Jangan ragu untuk bertanya kepada dokter mengenai dampak dari tindakan medis karena dokter gigi akan menjawab pertanyaan pasien yang umumnya menghawatirkan kondisi giginya. Baca juga tips kesehatan gigi dan gusi.

Senin, 06 Februari 2017

Masih Sakit Gigi Meskipun Sudah Cabut Gigi?

Sakit gigi terasa luar biasa sakitnya. Solusi untuk gigi yang bermasalah dan tidak bisa ditambal lagi yaitu dicabut. Namun adakalanya pasien mengeluh masih sakit gigi, meskipun sudah dicabut padahal obat selalu diminum sesuai resep dokter. Mengapa masih sakit gigi meskipun sudah cabut gigi yang bermasalah?

Pasien tentunya berharap setelah gigi dicabut maka dia tidak akan menderita sakit gigi lagi. Hal normal yang biasanya ada dipikiran pasien adalah apakah ia akan memakai gigi palsu atau tidak. Tetapi jangankan berpikiran seperti itu, yang ada malah masih sakit gigi meskipun sudah dicabut.

masih sakit gigi meskipun sudah cabut gigi
Ilustrasi masih sakit gigi meskipun sudah cabut gigi (Credit to shutterstock)
Berikut beberapa penyebab sakit gigi pasca pencabutan gigi yang mungkin terjadi:
  • Daerah trauma yang ditinggalkannya cukup besar. contohnya pasca operasi gigi geraham bungsu. Dengan prosedur pembuangan tulang, umumnya pasca pencabutan pasien akan mengeluhkan sakit pada area tersebut.
  • Dry Socket, yaitu infeksi yang terjadi pasca pencabutan gigi karena kegagalan dalam proses pembekuan darah.

    Salah satu obat sakit gigi yaitu berkumur dengan air garam. Namun khusus 24 jam pasca cabut gigi, pasien dilarang untuk berkumur. Hal ini karena berkumur pasca pencabutan gigi dapat mengakibatkan pembekuan darah yang sedang dalam proses akan terlepas lagi sehingga dapat menyebabkan infeksi dan rasa sakit, yang disebut dry socket.
Beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pasien pasca cabut gigi yaitu:
  1. Gigit kapas yang ditempelkan oleh dokter selama 1 jam.
  2. Buanglah kaspas setelah 1 jam lalu minum obat yang telah diberikan oleh dokter.
  3. Tidak boleh berkumur maupun menghisap area gusi yang dicabut karena akan mengganggu proses pembekuan darah. Biarkan darah mengenangi socket atau kantung bekas gigi. Bila anda merasa darah terasa seakan meluber, ditelan saja darahnya.
  4. Dilarang makan makanan yang panas dan pedas.
  5. Dilarang merokok.
  6. Pada saat hendak menguyah makanan pakailah gigi yang berlawanan dengan sisi gigi yang dicabut.
  7. Jika ingin minum lakukan secara normal, jangan menggunakan sedotan.
Baca: Inilah alasan kenapa biaya dokter gigi itu mahal!

Untuk mendapatkan penanganan medis karena masih sakit gigi meskipun sudah cabut gigi, maka sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter gigi agar dapat dilakukan pemeriksaan langsung.

Senin, 02 Januari 2017

Awas! Galau Mengakibatkan Gigi Cepat Berlubang

Galau mengakibatkan gigi cepat berlubang? Kok bisa? Maksudnya dari judul ini apa ya? Akhir-akhir ini admin sakit gigi gusi memperhatikan tren baru di dunia maya. Setiap orang kelihatannya menampilkan dirinya sedang galau di sosmed. Seakan-akan kalau belum galau maka mereka belum eksis di jejaring sosial. Kadang-kadang sempet terpikir mengubah nama sakit gigi gusi menjadi sakit gigi gusi galau. Tetapi rasanya penamanaannya menjadi kepanjangan ya.

Apakah anda tahu kalau stres, tertekan, maupun galau sebenarnya dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut anda. orang yang sering galau memiliki kemungkinan tiga kali lebih besar daripada orang yang tidak galau untuk mengalami gigi tanggal atau lepas dengan sendirinya. Hal ini bukan hanya untuk diperhatikan oleh pasien saja, tetapi dokter gigi juga perlu memberi perhatian khsusu tentang masalah ini. Maksudnya dokter gigi juga perlu memberi "perhatian ekstra" untuk pasien yang sedang mengidap gangguan kesehatan mental atau galau ini.



Berdasarkan penelitian dari Universitas Queensland, hubungan gangguan kesehatan mental dan kesehatan gigi didasarkan penelitian dalam 20 tahun terakhir. Menurut Profesor Steve Kesley, hal ini diakibatkan oleh beberapa faktor antara lain sebagai berikut:
  • Karena stres maka pasien tidak punya cukup waktu untuk merawat kebersihan gigi dan mulutnya. Hal ini karena pasien jarang tinggal di rumah karena lebih banyak mengisi waktunya di luar rumah buat menenangkan diri.
  • Sebagian orang yang mengalami stres memilih konsumsi obat. Nah obat tersebut ternyata memiliki efek samping mengurangi produksi air liur. Masalahnya, jika air liur dalam rongga mulut tidak cukup, maka kesehatan gigi pun akan ikut mengalami penurunan. Gigi menjadi mudah keropos dan berlubang.
  • Karena orang stres akibat takut ke dokter gigi. Karena biaya dokter gigi mahal.
Baca juga: Inilah alasan kenapa biaya dokter gigi itu mahal! Jadi stop galau dan mulailah berusaha menjadikan diri anda bahagia dengan banyak bersyukur pada sang Pencipta. Berhenti galau tidak akan memperbaiki gigi ompong, tapi mencegah supaya gigi sehat anda tidak menjadi ompong.

Yang lebih utama lagi jangan sampai anda direkomendasikan harus berkonsultasi dengan dokter spesialis jiwa. Apa kata dunia, jika posting status anda tertulis sedang konsultasi dengan dokter spesialis jiwa. Rasanya wow banget bukan. Demikian arahan kami dalam tulisan Galau Mengakibatkan Gigi Cepat Berlubang, semoga bermanfaat untuk pembaca.

Minggu, 18 Desember 2016

Alasan Biaya Dokter Gigi Mahal

Banyak penderita sakit gigi yang enggan pergi ke dokter gigi karena faktor biaya. Mereka pun bertanya-tanya dalam hati kecil "Mengapa biaya berobat ke dokter gigi itu mahal?" Nah untuk menjawab rasa penasaran anda maka simak alasan biaya dokter gigi mahal dan tidak murah.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan biaya berobat ke dokter gigi itu mahal dan tidak semurah berobat ke dokter umum.

Foto Dokter Gigi dan pasiennya (Credit to kapanlagi)

1. Waktu Kuliah

Waktu yang dibutuhkan seorang calon dokter gigi hingga lulus kuliah di kedokteran gigi dan mendapatkan gelar bukanlah waktu yang singkat. Jangka waktu yang dibutuhkan lebih lama dari daripada pendidikan kuliah di kedokteran umum. Hal ini karena dokter gigi adalah sebuah spesialisasi keahlian dari dokter umum.

Pengetahuan yang spesifik cenderung menjadikan "nilai tinggi" bagi sang pemiliknya. Ruang lingkup kedokteran gigi memang lebih kecil, tetapi pelayanan yang diberikan menjadi maksimal karena para spesialis ini lebih paham ilmunya. Contohnya, pasien akan merasa puas mendapatkan penjelasan dari spesialis meskipun dokter umum dapat menerangkan kelainan penyakit. Sayangnya, tidak banyak pasien yang memanfaatkan keilmuan dokter spesialis. Mereka cenderung takut berkonsultasi berlama-lama karena faktor biaya. Padahal sebetulnya tidak. Sebab dokter yang profesional akan berusaha membuat pasien cepat sembuh yang artinya biaya berkonsultasi tidak perlu berlama-lama. Namun semuanya tergantung seberapa parah penyakitnya dan bagaimana pengobatannya.

2. Waktu Kerja

Dokter gigi perlu waktu kerja lebih lama daripada dokter umum. Contohnya, waktu untuk mencabut gigi pasien sekitar 30-45 menit, dengan catatan tidak ada faktor penghambar seperti akar bengkok atau gigi terbenam. Pencabutan gigi jika ada faktor penghambat seperti itu dapat memakan waktu 1-2 jam mulai dari pembukaan hingga penutupan.

Anda bisa membayangkan dengan dokter umum yang hanya perlu waktu 10-20 menit untuk memeriksa dan merekomendasikan obat pada pasien. Hal ini berarti dokter akan menetapkan biaya pasien 3-6 kali biaya berobat biasa ke dokter umum. Mungkin suatu saat seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran gigi maka proses pencabutan gigi dapat dipersingkat sehingga biaya dapat dikurangi.

Baca juga: Biaya tambal gigi di puskesmas

3. Kualitas

Kualitas alat dan bahan sangat mempengaruhi biaya pengobatan. Dokter akan menutupi biaya berobat yang mahal melalui subsidi silang biaya berobat pasien. Dalam teori ekonomi, jika telah terjadi titik impas atau Break Even Point (BEP) maka biaya dapat berkurang jika telah melalui titik impas atau bahasa umumnya "balik modal". Tetapi kebanyakan pada saat balik modal, dokter gigi perlu meremajakan alat kedokteran gigi. Nah kalau sudah seperti ini, tentu saja perlu dimaklumi oleh pasien.

Baca juga: Apa itu Pit and Fissure Sealants?

4. Lokasi

Faktor lokasi mempengaruhi tarif berobat ke dokter gigi. Hal ini wajar karena dokter gigi yang membuka klinik di lokasi strategis perlu membayar biaya sewa tempat yang mahal.

Mungkin bisa dicoba berobat ke dokter gigi di daerah pinggiran untuk mendapatkan biaya yang murah. Tetapi biasanya daerah pinggiran lebih sepi pasien sehingga otomatis perlu dipikirkan tentang faktor titik impas.

Biaya berobat di pusat kota mahal karena sewa tempat atau biaya berobat di pinggiran kota mahal karena pasien sedikit sehingga titik impas menjadi lama. kalau sudah begini, konsumen lebih bijak untuk memilih dokter gigi yang dekat dengan rumahnya, daripada repot bermacet-macetan ke pusat kota.

Baca juga: Cara membersihkan noda gigi yang bandel

5. Ketenaran

Ketenaran mempengaruhi faktor biaya berobat. Namun tidak semua dokter gigi terkenal memasang tarif mahal. Malah ada juga memasang biaya khusus bagi langganannya yang rutin memeriksa kondisi kesehatan giginya.

Itulah beberapa alasan biaya dokter gigi mahal. semoga penjelasan tersebut diatas dapat menjawab pertanyaan mengapa biaya dokter gigi lebih mahal dibandingkan dokter umum. Baca juga cara merawat kesehatan gigi dan gusi.

Senin, 12 Desember 2016

Cara Membersihkan Noda Gigi Yang Membandel

Terkait dengan gigi, tidak ada yang lebih diharapkan oleh orang selain gigi putih bersih serta terawat. Sayangnya, masih banyak orang yang belum mencapai kondisi tersebut. Masih banyak orang yang mengeluhkan giginya kurang bersih karena banyak noda yang menempel di gigi. Bahkan beberapa orang merasa noda atau bercak pada giginya tampak jelas meskipun mereka merasa rajin menggosok gigi. Simak cara membersihkan noda gigi yang membandel dibawah ini.

Noda pada gigi disebabkan karena banyak faktor, terutama makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari seperti teh, kopi, atau minuman dengan zat pewarna kimia yang banyak beredar di pasaran. Noda gigi juga dapat muncul karena kebiasaan buruk seperti merokok, mengunyak daun sirih.



Nah, situs SakitGigiGusi akan membocorkan beberapa prosedur cara membersihkan noda gigi yang dapat anda lakukan sendiri di rumah.

1. Bersihkan gigi secara rutin dengan sikat gigi, pasta gigi, dan dental floss

Anda perlu menyikat gigi minimal 2x sehari dan memakai benang gigi 1x sehari. Anda mungkin bertanya: "Bagaimana bisa hanya dengan sikat gigi, pasta gigi, dan benang gigi dapat menghilangkan noda gigi?" Jawabannya penting sekali. Itulah mengapa kami letakkan di nomor 1. Hal ini adalah hal mendasar untuk prosedur pembersihan noda gigi. Prosedur ini memastikan agar noda gigi tidak malah bertambah dan noda yang telah dibersihkan tidak akan kembali mengotori gigi anda. Perlu anda ingat bahwa cara ini adalah langkah pencegahan, bukan pembersihan noda, sebab sekeras apapun usaha penyikatan gigi, anda tidak akan dapat membersihkan noda gigi yang membandel.

2. Banyak Berkumur

Berkumur dapat melarutkan zat-zat yang berpotensi menyebakan warna pada gigi. Zat-zat tersebut meliputi tanin pada teh, kafein pada kopi, atau nikotin pada rokok. Bila dapat menyikat gigi maka akan lebih baik lagi daripada hanya sekedar berkumur saja.

Mungkin anda berpikir akan repot jika tiap kali minum kopi atau teh perlu sikat gigi. Ya kalau anda sedang di rumah. Bagaimana jika sedang di cafe, restoran, atau rumah teman? Solusinya cukup berkumur saja. Siapkan air bening untuk berkumur-kumur selama sekitar 20 detik setiap selesai konsumsi makanan manis. Tujuannya untuk mengurangi kadar gula yang dapat menempel di gigi.

3. Konsumsi Makanan berair

Makanan berair itu seperti buah apel, bengkoang, wortel, atau strowberry. Cairan yang dikeluarkan oleh buah-buahan tersebut mengandung larutan asam tetapi tidak terlalu asam yang dapat membuat gigi berlubang. Larutan asam tersebut akan membantu upaya anda menghilangkan sebagian noda di gigi. Larutan tersebut juga berfungsi sebagai obat kumur yang dapat masuk ke sela-sela gigi dan membersihkan area yang sulit dibersihkan. Selain itu, konsumsi buah-buahan tersebut dapat mencegah noda dan gigi berlubang.

Baca info sakit gigi gusi berikut:
Nah jika 3 cara tersebut tidak juga membersihkan noda gigi secara tuntas, alternatifnya proses pemutihan gigi oleh dokter yang profesional. Demikian cara membersihkan noda gigi yang membandel. Semoga noda gigimu cepat hilang. Silahkan dipraktekkan.

Selasa, 01 November 2016

Tafsir arti mimpi gigi bawah yang copot tanggal atau putus sangat erat berhubungan dengan kematian. Di masyarakat indonesia, arti mimpi Gigi copot yakni bahwa orang terdekat anda akan meninggal dunia. Apalagi jika anda mengalami mimpi Gigi Geraham bawah copot. Kali ini kami coba membahas mengenai arti dari mimpi Gigi Geraham Bawah copot / tanggal / putus.

arti mimpi gigi bawah copot 2 3 4 buah semua menurut islam di siang hari sebelah kiri atas banyak bagian belakang dan tumbuh lagi 2 geraham goyang gusi

Sebelum masuk tafsir dan arti mimpi Gigi bawah Copot, terdapat beberapa informasi perlu anda ingat tentang mimpi. Dalam Islam, mimpi digolongkan menjadi 3 jenis yakni mimpi datang dari Allah, mimpi dari Setan, dan mimpi yang datang dari pikiran sendiri .

Mimpi datang dari Allah merupakan mimpi yang memberikan sebuah petunjuk nyata mengenai kehidupan anda. Mimpi seperti ini ialah mimpi  yang baik karena merupakan kabar gembira yang datang dari Allah SWT .

Mimpi datang dari setan adalah identik dengan mimpi yang menyeramkan dan menimbulkan kegelisahan. Biasanya mimpi dari setan itu sangat menakuti dan cenderung mengajak orang untuk berbuat tidak baik. Seperti bermimpi bertemu dengan kuntilanak maupun sebagainya , bermimpi yang sangat bertolak belakang . Contohnya melihat seseorang berdiri dengan tangan. Mimpi menyeramkan diyakini sebagai kejadian alam bawah sadar yang dipengaruhi setan. Bagi anda yang mengalami mimpi yang seram, sebaiknya setelah terbangun berdoa dan lalu memohon perlindungan dari Yang Maha Kuasa. Bagi umat islam disunnahkan meludah secukupnya ke arah kiri.

Mimpi datang dari pikiran sendiri adalah bentuk refleksi kejadian sebelum anda tidur. Jika anda memikirkan sesuatu hal sebelum tidur, maka hal tersebut biasanya akan hadir dalam mimpi anda. Contohnya jika anda  memikirkan wanita maka wannita tersebut kemungkinan akan hadir dalam mimpi anda. Mimpi ini sumbernya dari pikiran dan otak yang masih bekerja secara fisik sedang tidur .

Tafsir Arti mimpi gigi geraham bawah copot

Arti mimpi gigi copot merupakan kekhawatiran dan kesedihan. Mimpi ini gigi geraham copot sumbernya dari setan . Tafsir gigi geraham copot atas artinya orang tua anda akan meninggal dunia. Jika yang copot gigi geraham bawah saudara/kerabat anda akan meninggal dunia.

Jadi anda lupakan dan tidak perlu menceritakan kepada orang lain. Sebab nyawa seseorang hanya Yang Maha Kuasa yang tahu. Berdoa dan berlindung dari godaan setan merupakan jalan terbaik agar kita terhindar dari tipu daya setan.

Sekali lagi disarankan pada anda agar tidaklah menceritakan mimpi tersebut pada orang lain dan cobalah untuk melupakannya. Demikian penjelasan tafsir arti mimpi gigi bawah copot semua bagian geraham belakang menurut Islam.

Minggu, 30 Oktober 2016

Karies Gigi dan Pemahaman Keliru di Masyarakat

Karies gigi dan pemahaman keliru di masyakarat. Ceritanya seorang bapak datang ke praktek dokter gigi berencana untuk periksa gigi dan mulut anaknya. Seperti biasa, setelah sang anak didudukkan, sang dokter langsung memeriksa kesehatan gigi dan mulut anak. Sang bapak pun ikut berdiri dengan bangga disamping anaknya. Jika biasanya si bapak hanya senyum-senyum saja saat diberitahukan dokter bahwa gigi anaknya bagus. Namun kali ini si bapak kaget karena dokter berkata: "wah ada karies gigi".

Pada saat kaget, si bapak langsung berkata: "Tapi dok, anak saya kan engga punya gigi berlubang? Bukannya karies gigi artinya lubang gigi?"

Pada radiograf ini, titik hitam pada batas gigi memperlihatkan sebuah karies proksimal (Credit to Wikipedia)
Banyak pemahaman yang keliru tentang pengertian karies gigi. Hal ini tentu saja perlu diluruskan. Karies gigi bukan istilah untuk lubang gigi. Karies adalah istilah untuk penyakit infeksi. Karies dapat terjadi dimana saja, salah satunya di gigi yang dinamakan karies gigi. Namun, karena pada umumnya banyak orang datang dengan kondisi gigi berlubang sebagai ciri penyakit karies maka dokter gigi biasanya memakai istilah "gigi fulan berkaries". Dokter gigi tidak salah. Lubang gigi menandakan gigi fulan berkaries. Tetapi di benak pasien, karies gigi adalah gigi berlubang.

Ciri awal penyakit karies gigi dimulai dengan bercak coklat atau putih. Semua gigi yang mempunyai bercak coklat atau putih di permukaan emailnya dapat didiagnosis terkena karies. Sebab, walaupun belum kelihatan secara fisik lubang besar pada gigi, gigi telah positif terkena karies.

Karies adalah penyakit, bukan kondisi lubang pada gigi. Oleh sebab itulah, rutinlah menjaga kesehatan gigi dengan cara menyikat gigi minimal 2x tiap hari dan rutin memeriksakan kondisi gigi dan mulut ke klinik dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Selain itu, hindari terlalu sering makan yang manis dan lakukan diet sehat yang baik.

Karies gigi yang sudah terlanjur parah akan memberikan gejala khas yang tidak diinginkan oleh setiap orang yaitu bau mulut. Dengan bau mulut, tentunya akan mengganggu kepercayaan diri anda maupun kenyamanan teman atau orang yang ada disekitar anda. Karena ada banyak bakteri yang berkembang biak dalam mulut. Pada kasus karies yang terdapat pada gigi berlubang, maka hal ini akan memiliki resiko terkena sakit gigi, infeksi gigi, gusi bengkak, serta bau busuk pada mulut. Bakteri-bakteri inilah yang berperan menguraikan sisa makanan yang melekat atau menempel pada lobang gigi dan mengeluarkan aroma bau yang menyengat dan bikin anda sendiri merasa tidak nyaman.

Dari sekian banyak banyak bakteri di mulut, beberapa bakteri penyebab karies yaitu Streptococcus mutans dan Lactobacilli di antaranya. Khusus untuk karies akar, bakterinya yaitu Lactobacillus acidophilus, Actinomyces viscosus, Nocardia spp., dan Streptococcus mutans.

Baca seputar perawatan sakit gigi gusi lainnya:
Penyakit karies dapat dicegah jika kita melakukan perawatan rutin dengan baik. Jadi cegahlah karies sedini mungkin sebelum terlambat. Demikian info karies gigi dan pemahaman keliru di masyarakat.

Selasa, 25 Oktober 2016

Jangan Menyikat Gigi Setengah, Inilah Efek Negatifnya

Jangan menyikat gigi setengah dan tidak utuh. Fenomena menarik dimana sebagian orang yang malas untuk membersihkan gigi yaitu dengan cara menyikat gigi setengah. Seperti apa menyikat gigi setengah? Bagaimana dampak akibat membersihkan gigi dengan metode tersebut?

Hal menarik adalah bahwa banyak anak-anak SD menunjukkan gambaran penyakit yang hampir sama dimana gigi depan tampak sehat, tetapi gigi belakang rusak berat yang ditandai oleh gigi hitam dan berlubang. Selain itu, ada juga yang kebalikannya.



Hail penelitian menemukan fakta bahwa hal ini diakibatkan cara menyikat gigi yang salah pada anak-anak. Berdasarkan hasil survei, pada umumnya anak-anak menyikat gigi dengan benar di bagian gigi depan, tetapi asal-asalan jika menyikat gigi bagian geraham atau belakang.

Ada banyak alasan seseorang menyikat gigi setengah, yakni (1) berprinsip asal sikat gigi. (2) berprinsip yang penting tidak dimarahi oleh orang tua, (3) malas berlama-lama sikat gigi.

Perilaku anak-anak yang lebih cenderung memperhatikan gigi depan untuk digosok dengan pasta gigi adalah karena bagian inilah yang paling dapat terlihat oleh orang tua bahwa mereka sudah membersihkan gigi. Dipikiran mereka yakni mereka membersihkan gigi akan terlihat langsung memperlihatkan hasil dipuji atau tidak dimarahi oleh orang tua. Habis sikat gigi, senyum depan ortu. Selain itu jarang ortu yang ingin anaknya mangap terlebih dahulu untuk dapat melihat keseluruhan isi gigi anaknya.

Nah setelah orang tua bertanya pada anaknya "Sudah sikat gigi, belum?" Sang anak biasanya nyengir untuk memamerkan gigi depannya yang bersih. Alhasil ortu puas, uang jajan lancar dan tidak dimarahin oleh papah dan mamahnya.

Baca juga:
Orang tua seharusnya memeriksa gigi sang anak secara keseluruhan. Jika anaknya tidak tahu cara gosok gigi, maka ajari mereka. Minimal setiap pagi dan malam, sediakan waktu bagi orang tua untuk memeriksa gigi anak. Sebab jika dari usia dini gigi susu anak sudah rusak maka kemungkinan besar pada saat dewasa nanti akan mengalami kerusakan. Oleh sebab itulah jangan menyikat gigi setengah agar kelak tidak sakit gigi dan gusi.